Wakil Ketua MPR RI/Politisi PKS Hidayat Nur Wahid/istimewa

telusur.co.id-Kasus Penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan telah berjalan selama 500 hari tanpa hasil yang signifikan dari penyidik Polri. Kasus ini mendapat sorotan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid.

Hidayat mengaku heran, apabila dibandingkan dengan Kasus Ratna Sarumpaet mengapa kasus Novel susah sekali diungkap padahal, Novel merupakan bagian dari Polri.

“Itu bagian yang sangat prihatin ya. Banyak kasus, polisi mengungkap langsung selesai. Kasus Ratna Sarumpaet misalnya tidak sampai dua hari itu langsung kebongkar semua. Sampai ke rekeneing bank. Sedangkan Novel yang seorang kepolisian sendiri dan kejadiannya di Jakarta  CCTV ada, sudah ada penegasan pula dari pak Jokowi harus sudah dibuka dan lain-lain. Kok sampai hari ini gak selesai-selesai ini ada apa sesungguhnya,” ungkapnya di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/11/18).

Untuk itu, ia berpendapat agar kasus Novel segera diselesaikan seperti yang telah diamanatkan Presiden Jokowi.

“Apapun, apakah menggunakna tim pencari fakta  independen harus fokus, sesuai dengan pernyataan pak Jokowi untuk menyelesiakannya. Kalau memang serius memberantas korupsi, masalah hukum. Kan ini bisa termasuk terorisme juga,”

“Ini adalah masalah hukum di daerah kota DKI Jakarta, Seharusnya  diselesaikan lebih cepat,” ungkapnya kembali.(Isk).

Bagikan Ini :