telusur.co.id – Bawaslu Kota Jakarta Pusat didampingi tim Sentra Gakkumdu (Penegakkan Hukum Terpadu) yang terdiri dari unsur kepolisian dn kejaksaan pada hari Kamis (1/11/18) telah meneruskan berkas hasil penyelidikan ke tahap penyidikan, perihal temuan registrasi nomor : 03/TM/PL/Kota/12.01/X/2018 tanggal 15 Oktober 2018.

Hal itu terkait dugaan pelangaran pembagian Gerobak pada hari Jumat, 5 Oktober 2018 sekitar jam 16:00 WIB – 17:00 WIB yang diduga dilakukan oleh Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil I Nomor Urut 1 Partai Perindo atas nama Pahala Tua Sianturi kepada warga di Jl Listrik II Gg Belakang Sekolah Kel. Kwitang, Kec. Senen Jakarta Pusat

“Berdasarkan hasil Pembahasan II Gakkumdu dinyatakan hasil penyelidikan bahwa sentra Gakkumdu sepakat untuk dilanjutkan ke tahap penyidikan karena memenuhi unsur Pasal 523 ayat 1 junto 280 ayat 1 huruf j undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,” kata Ketua Bawaslu Jakarta Pusat, Halman Muhdar, Jumat (2/11/18).

Selanjutnya, kata Halman, Bawaslu Jakarta Pusat akan mengawal proses di tahap penyidikan dengan selalu melakukan koordinasi serta mensupport tim penyidik Polres Metro Jakarta Pusat dalam melaksnakan tugas penyidikan yang akan dilakukan selama 14 hari kerja sejak berkas penerusan hasil penyelidikan dari Bawaslu Kota Jakarta Pusat diterima.

Demikian juga unsur jaksa gakkumdu akan tetap mendampingi selama proses ini berlangsung.

“Upaya penegakkan hukum dan keadilan pemilu adalah mandat UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang diberikan kepada Bawaslu dan jajaran untuk dilaksanakan secara profesional, adil dan transparan,” terang Halman.

Halman menjelaskan, penegakkan hukum pemilu juga dilakukan sebagai upaya memberikan jaminan keadilan dan perlindungan hukum terhadap hak-hak peserta pemilu untuk bisa berkompetisi secara jujur, adil dan demokratis. Tidak menghalalkan segala cara, apalagi dengan melakukan politik uang, politisasi SARA maupun menyebarkan informasi yang bersifat hoaks selama masa kampanye berlangsung.

“Kami juga sangat mengapresiasi peran dan fungsi yang sudah dijalankan oleh unsur kepolisian maupun kejaksaan sentra gakkumdu. Sangat membantu dalam penanganan setiap laporan maupun temuan dugaan pelanggaran tindak Pidana Pemilu yang ditangani Bawaslu Kota Jakarta Pusat,” tutur Halman.

Dikatakan Halman, pihaknya meyakini dalam tahap penyidikan ini, tim penyidik akan melaksnakan tugasnya dengan profesional, transparan dan terukur.

“Upaya penegakkan hukum ini juga semata-mata dilakukan agar memberi efek jera kepada peserta pemilu yang melanggar. Dan agar peserta pemilu lainnya dalam melaksanakan kegiatan kampanye tidak melanggar ketentuan kampanye yang sudah tegas diatur dalam UU 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,” demikian Halman.[far]

Bagikan Ini :