Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo/telusur.co.id

telusur.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI memanggil Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Jumat (2/11/18).

Pemanggilan Luhut dan Sri Mulyani adalah untuk diminta keterangan atau klarifikasi terkait laporan dugaan pelanggaran Pejabat yang menunjukkan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon Presiden saat pertemuan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu.

Komisioner Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo mengatakan, pihaknya menyiapkan 28 pertanyaan seputar isi dari laporan yang disampaikan pelapor berkaitan dengan kegiatan annual meeting IMF-World Bank di Bali.

“Diduga oleh pelapor ada dugaan pelanggaran pemilu yang mana dalam isi laporan disebutkan dugaan pelanggaran atas pasal 282, 283, dan 457, tindakan pejabat negara yang menguntungkan atau merugikan paslon tertentu pada kegiatan kampanye,” kata Ratna di Kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/18).

Dikatakan Ratna, pihaknya sudah dapat penjelasan dari Luhut dan Sri Mulyani. Nantinya, berdasarkan penjelasan keduanya di lakukan analisis dan kajian.

Usai diperiksa, Luhut mengaku dirinya tak merasa melanggar aturan kampanye. Namun, menurut Ratna, hal itu masih akan dikaji.

“Nanti kami kaji. Jadi kan kami sudah dapat keterangan dari 28 pertanyaan itu pertama yang kami tanya seputar kegiatan itu dilaksanakan oleh siapa, kemudian apa maksud dari gestur yang ada di video itu, apa maksud dari kata-kata yang ada dalam potongan video itu, dan itu sudah dijelaskan oleh Ibu Sri Mulyani dan Pak Luhut,” paparnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan apakah yang dilakukan Luhut dan Sri Mulyani merupakan citra diri atau kampanye dengan gestur yang ditunjukkan keduanya.

“Kami belum bisa ambil kesimpulan. Nanti setelah kami mengkaji kembali hasil klarifikasi, kami kaitkan dengan barang bukti, isi laporan, keterangan saksi, kemudian kesimpulan. Dalam waktu dekat kami akan lakukan analisis 1-2 hari ini, paling lambat tanggal 6 (November) sudah kami sampaikan,” tandasnya.[far]

Bagikan Ini :