Massa Aksi Bela Tauhid di seputar Patung Kuda Monas, Jakarta/telusur.co.id

telusur.co.id- Massa aksi bela Tauhid 211 tak bisa meneruskan perjalanan menunu depan Istana Presiden, Medan Merdeka Barat. Karena, jalan tersebut dihadang kawat berduri.

Massa aksi pun akhirnya, memutuskan titik aksi bertempat di kawasan Patung Kuda.

Pantauan telusur.co.id, hingga pukul 16.26 WIB, belum ada satupun pihak Istana yang menerima perwakilan aksi.

Akhirnya, masa pun ada yang bekumpul di depan pagar berduri dan melakukan doa bersama.

Dalam kesempatan itu, massa juga mendoakan para korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang termasuk juga korban bencana gempa dan tsunami di Nusa Tenggara Barat (NTB), Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah

Rencananya, delegasi peserta aksi 211 akan menemui Presiden Joko Widodo. Delegasi aksi yang terdiri dari Neno Warisman, Kiai Sobri, Egi Sudjana,Ketua Umum Presidium Alumni (PA) 212 Slamet Maarif, dan tokoh lainnya itu tidak menerima tanggapan dari Istana.

“Delegasi nanti akan ada yang ke Istana Presiden menyuarakan tuntutan aksi” ujar orator dari atas mobil komando, Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Jumat (2/11/18).

Orator itu menegaskan, aksi menuntut pernyataan Presiden Joko Widodo yang kangen melihat rakyat aksi di depan Istana, hendaknya di tepati.

“Kita buktikan, apakah perkataan itu dusta atau tidak (sekarang kita menggelar aksi (211),” teriaknya berapi-api.

Jika Presiden Jokowi menutup pintu bagi para delegasi, tegas orator, maka dia tidak menepati janjinya.

“Kita tuntut janji presiden” tandasnya.[far]

Bagikan Ini :