Lion Air/telusur.co.id

telusur.co.id – Ketua Komite II DPD, Aji Muhammad Mirza Wardana prihatin dengan musibah kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di Teluk Pakis, Karawang, Jawa Barat. “Komite II DPD RI menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah penerbangan pesawat Lion Air JT-610,” ungkap Mirza Wardana melalui keterangan tertulisnya, Kamis.

Tak hanya itu, ia juga mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan korban maupun kelurga yang ditinggalkan. “Kita semua mendoakan semoga korban diberikan hal terbaik oleh Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah yang sedang dihadapi,” ajaknya.

Dia berharap kasus kecelakaan penerbangan Lion Air rute Jakarta-Pangkal Pinang merupakan musibah yang terakhir dalam angkutan penerbangan di Indonesia.

Mirza mencatat dalam 4 tahun terakhir setidaknya telah terjadi 3 musibah penerbangan yang menelan korban jiwa di Indonesia. Pertama, pada 28 Desember 2014, penerbangan pesawat Air Asia 8501 rute Surabaya-Singapura jatuh di Laut Jawa dan menewaskan 162 orang di dalamnya. Kedua, pada 30 Juni 2015, penerbangan pesawat militer jenis Hercules C-130 rute Medan-Tanjung Pinang jatuh di Medan dan menewaskan 141 orang, sementara tiga penumpang selamat. Ketiga penerbangan pesawat Lion Air JT-610 yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

“Rentetan musibah ini harus menjadi perhatian kita bersama,  terutama pihak-pihak terkait. Republik Indonesia merupakan negara kepulauan berciri nusantara yang disatukan oleh wilayah perairan dan udara, sehingga sangat membutuhkan penyelenggaraan penerbangan sebagai bagian dari sistem transportasi yang melayani masyarakat dengan tertib, teratur, selamat, aman, nyaman, dengan harga yang wajar, dan menghindari praktek persaingan usaha yang tidak sehat,” tandasnya. (ham)

Bagikan Ini :