Politisi PKS Hidayat Nur Wahid/Repro

telusur.co.id – Ancaman Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi yang bakal mematikan mesin partai untuk memenangkan Prabowo-Sandi jika posisi kursi Wakil Gubernur DKI tak diserahkan ke PKS, mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid.

Menurut dia pernyataan kadernya itu bukanlah suatu ancaman, melainkan reaksi yang wajar bagi orang yang telah diberikan janji tapi tidak pernah ditepati.

“Kalau anda dijanjiin lalu janjinya itu begitu serius, begitu lama janji itu diberikan dan tidak dilaksanakan segera bahkan ada yang menggoreng sana sini. Anda kecewa gak? Kekecewaan itu manusiawi,” ucap dia di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/11/18).

PKS menurut Hidayat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI hingga saat ini masih memegang komitmennya untuk tetap mendukung pasangan Capres Prabowo-Sandiaga.

Sehingga dirinya masih percaya dengan ucapan yang dilontarkan Ketua Umum Partai Gerindra .“Jadi bolanya ada dibeliau (Prabowo) sendiri Kalau beliau serius ingin menang apa sih susahnya merealisasikan yang sudah menjadi komitmen,” kata dia.

“Melihat dalam perjalanan panjang, PKS sudah banyak mengalah untuk kepentingan Gerindra dan kali ini memberikan kesempatan bagi PKS untuk menggantikan pak Sandi. Apa salahnya sih,” tambahnya.

Terkait kapan waktu pembahasan kursi Wagub DKI dibahas, Hidayat mengungkapkan, pada tanggal 5 November akan ada pembicaraan antara PKS dengan Gerindra.

“Komunikasi, sudah disampaikan pada tanggal 5 akan ada pertemuan. Ini kan Babnya serius gak, memenangkan Pilpres. Gak ngancam. Kalau serius kenapa gak dilakukan,” tukas dia.[far]

Bagikan Ini :