Lion Air/telusur.co.id

telusur.co.id – Ketua Komite II DPD, Aji Muhammad Mirza Wardana, mendorong Komite Nasional Keselamatan Penerbangan (KNKT) agar secara cermat dan berhati-hati dalam melakukan investigasi terkait musibah penerbangan Lion Air JT-610.

Sebab musibah penerbangan pesawat Lion Air JT-610 ternyata tidak hanya menjadi duka dan kekhawatiran masyarakat Indonesia, namun juga bagi negara tetangga. Misalnya, Australia langsung mengeluarkan pelarangan sementara waktu bagi warga negaranya yang berada atau hendak berkunjung ke Indonesia menggunakan jasa penerbangan Lion Air hingga diketahuinya hasil investigasi musibah penerbangan ini.

“Komite II DPD RI mendesak pihak maskapai Lion Air selaku perusahaan jasa penerbangan agar menuntaskan evaluasi internal dan kooperatif dalam penyidikan yang dilakukan oleh KNKT untuk menhindari musibah serupa dimasa yang akan datang sebagaimana ketentuan yang amanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 Tentang Tanggung Jawab Pengangkutan Angkutan Udara,” kata Aji Muhammad Mirza Wardana, Kamis.

Komite II DPD RI meminta pihak berwenang bisa memberikan klarifikasi dan informasi akurat terhadap masyarakat terkait musibah penerbangan Lion Air JT-610 untuk menghindari informasi yang simpang siur.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar bijak dan menunggu hasil penyelidikan dari KNKT hingga tuntas. Infomasi hoaks terkait musibah penerbangan Lion Air JT-610 yang disebarkan oleh pihak tidak bertangungjawab harus segera ditindak lanjuti oleh pihak berwajib agar tidak menimbulkan keresahan dan traumatik dimasyarakat.

“Komite II DPD RI mendesak Pemerintah untuk mengoptimalkan pengawasan sistem keselamatan penerbangan mencakup wilayah udara, pesawat udara, bandar udara, angkutan udara, navigasi penerbangan serta fasilitas penunjang dab fasilitas lain sesuai amat Undang-Undang Npmor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan,” tutupnya. (ham)

Bagikan Ini :