Pasangan Capres Prabowo Subianto - Sandiaga Salahudin Uno

telusur.co.id – Ditahannya Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan yang juga Wakil Ketua DPR RI, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (2/11/18), tak akan berdampak besar bagi koalisi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno.

Begitu disampaikan Pengamat poltik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Jakarta Ujang Komaruddin kepada telusur.co.id, Sabtu (3/11/18).

“Sedikit banyak akan berdampak pada elektabilitas Prabowo-Sandi. Dan juga PAN itu sendiri,” ucap dia

Dijelaskan dia, dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan berlangsung pada 2019, maka kasus penahanan kader terbaik PAN belum bisa dianggap menggerus suara dukungan masyarakat ke Prabowo -Sandiaga.

“Pemilu kan kurang lebih 6 bulan lagi. Masih ada waktu untuk meningkatkan elektabilitas Prabowo-Sandi, dan biasanya kasus yang muncul saat ini seperti kasus penahanan Taufik akan tertutupi oleh kasus-kasus lain yang lebih besar yang muncul kemudian,” imbuh dia.

Disisi lain Dirinya juga menilai penahanan tersebut diluar dari pertarungan politik Pemilihan Pilpres tahun depan. Karena naik turunnya elektabilitas pasangan calon tergantung pada program yang akan dinperjuangkannya.

“Kecil. Karena naik dan turunnya elektabilitas Prabowo-Sandi bukan hanya karena faktor penahanan taufik,” terang dia.[far]

Bagikan Ini :