telusur.co.id – Anggota Komisi V DPR RI, Nurhasan Zaidi mengapresiasi pengusaha penerbangan atau maskapai yang mau berkiprah meramaikan moda transportasi udara di Indonesia. Namun, kata dia, keselamatan harus tetap yang utama bukan cuma meraup keuntungan besar secara bisnis.

Hal itu dikatakan Nurhasan menanggapi banyaknya kecelakaan transportasi di Indonesia. Belum lama pesawat Lion Air penerbangan JT-610 tujuan Bandara Soekarno Hatta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin 29 Oktober 2018 lalu.

“Kita apresiasi pengusaha di penerbangan. Di sisi lain juga jangan sampai tidak perhatikan keselamatan, jorok,” kata Nurhasan dalam diskusi ‘Awan Hitam Penerbangan Kita, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/18).

Nurhasan mengungkapkan, pihaknya di DPR selalu cerewet kepada perusahaan penerbangan atau maskapai terkait masukan dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan pakar penerbangan terkait masih buruknya transportasi udara.

“Sejak awal DPR selalu bawel ngontrol memberikan masukan dari YLKI, para pakar penerbangan isarat-isarat begini udah lama,” ungkap dia.

Lebih jauh dia menilai, bahwa nyawa di Indonesia terbilang murah. Pasalnya, masih banyak kecelakaan di bidang transportasi dan tidak ada evaluasi atau pembenahan.

“Di Negeri kita ini nyawanya masih murah,” pungkasnya.[far]

Bagikan Ini :