Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin/Net

telusur.co.id – Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin berharap kasus persekusi yang dialami oleh Ustadz Abdul Somad (UAS) dan ulama lainnya tak terjadi lagi.

“Saya berharap di kemudian hari, tidak terjadi lagi (kasus persekusi). Dan kepada Umat Islam saya harap perlu waspada, terhadap upaya yang ingin mengadu domba diantara kita,” ungkap Din.

Cara mengadu dombanya, jelas Din, sangat halus, dan sampai-sampai sesama anak bangsa dan sesama umat tidak merasakannya. “Karena boleh jadi, dia masuk ke dalam diri kita, ke dalam kelompok-kelompok Islam, ke dalam ormas-ormas Islam, dan kemudian memprovokasi dari dalam secara halus.”

Taktik seperti itu, sudah banyak dilakukan di tempat lain. Dan jika itu berhasil maka mudah teradudomba, dan sesama umat Islam saling menolak, saling menjelekkan, saling menyalahkan, seolah paham keislamannya yang paling benar. “Nah ini awal adu domba.”

Maka kepada umat Islam, kelompok Islam, ormas Islam, marilah berpegang teguh pada Islam, dan tidak perlu menyalahkan pemahaman orang lain. Sudah saling salah menyalahkan, jelek menjelekkan, apalagi terjadi tindak kekerasan, seperti persekusi, maka aksi reaksi akan terjadi, maka ini akan terjadi perpecahan terhadap tubuh umat Islam.

“Maka saya menyarankan kepada Ustadz Abdul Somad untuk tidak melakukan reaksi dan beliau lebih baik diam. Namun Saya menyarankan untuk tetap hati-hati karena dunia saat ini, berbuat benar pun bisa dikatakan salah. Apalagi kita bersikap salah.  Dan perlu saya jelaskan bahwa persekusi itu adalah kewenangan polisi. Untuk urusan persekusi kita serahkan saja pada polisi dan pihak keamanan,” tegas Din. (ham)

Bagikan Ini :