Ilustrasi/Net

telusur.co.id – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang melakukan penyelidikan atas jatuhnya pesawat Lion Air beregistrasi PK-LQP yang sedang melaksanakan penerbangan JT610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang, di laut Karawang, Jawa Barat, Senin pagi (29/10/18).

Terkait itu, Wakil Kepala Polri, Komisaris Jenderal Ari Dono mengatakan, pihaknya siap terlibat bila hasil penyelidikan KNKT itu menemukan unsur pidana dalam peristiwa jatuhnya ‘burung besi’ milik perusahaan Cina yang disewa Lion Air itu.

“Diperkirakan ada pidananya, kami masuk,” kata Ari Dono di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (4/11/18).

Disampaikan, Polri sendiri saat ini masih berkoordinasi dengan KNKT. Polri, kata dia, hanya melakukan pendampingan pada KNKT.

(Baca Juga: Lion Air Yang Jatuh Di Laut Karawang Milik Perusahaan Cina)

Pesawat yang baru beroperasi pada 15 Agustus 2018 itu diketahui membawa 189 orang, yang terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 orang anak, 2 bayi, dan 8 awak pesawat. Pesawat itu jatuh setelah 13 menit terbang.

Kemudian, kotak hitam atau black box pesawat itu ditemukan pada hari, Kamis (1/11/18) pukul 09.31 WIB di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. [ipk]

Bagikan Ini :