Menteri Agama RI, Lukman Hakim S/telusur.co.id

telusur.co.id- Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengimbau semua pihak untuk tidak membenturkan nilai norma agama dengan keragaman budaya Indonesia.

Menurut Lukman, keragaman budaya yang dimiliki Indonesia adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Dalam konteks berbangsa dan bernegara, budaya dan agama merupakan dua hal yang tak semestinya dipertentangkan.

“Pengembangan budaya di Indonesia sudah seharusnya menghargai nilai-nilai prinsipil dalam agama, dan sebaliknya pengembangan agama juga tidak semestinya mengakibatkan hancurnya keragaman budaya, tradisi, dan adat istiadat di Indonesia,” ujar Lukman Hakim dalam keterangan persnya, Senin (5/11/18).

Selama ini, lanjut dia, agama dan budaya telah berkembang  secara harmonis dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Agana dan budaya telah mewariskan norma, etika dan nilai. Kedunya sudah terbukti mampu mempersatukan keragaman Tanah Air.

Lukman memastikan, pemerintah akan terus menghadirkan Pendidikan agama dan budaya yang bisa mencetak generasi yang terus memahami bahwa keragaman adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa.

“Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan pendidikan agama dan budaya yang mampu menghasilkan ‘anak Indonesia’ yang memiliki keyakinan bersama bahwa keragaman adalah anugerah Tuhan Yang Mahakuasa,” tandasnya.[far]

Bagikan Ini :