Diskusi bertajuk “Peta Elektoral Capres dan Parpol di Jawa Barat Jelang Pemilu 2019” di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/18). FOTO: telusur.co.id/Fahri Haidar

telusur.co.id – Lembaga survei Indopolling Network merilis hasil survei Peta jelang Pemilu 2019 di Jawa Barat. Dari hasil survei tersebut, suara pemilih Prabowo dan Jokowi Bersaing sangat ketat.

Meskipun dari survei sementara  pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang tipis dari pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Suara Jokowi di Jawa Barat mencapai 28,8 persen. Sementara, Prabowo – Sandi hanya mendapatkan suara 23,7 persen.

“Kinerja Jokowi mendapatkan apresiasi yang baik bagi masyarakat Jawa Barat,” kata Direktur Indopolling Network, Wempy Hadir saat pemaparan hasil survei di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/18).

Meski demikian, masih ada 29,8 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya dalam pemilu kali ini. Lalu, ada 17,8 persen yang belum menyatakan dukungannya.

“Suara-suara ini bisa berubah seiring dengan dinamika politik sampai April mendatang,” kata Wempy.

Wempy melanjutkan, mayoritas warga Jawa Barat juga menyatakan puas dengan kinerja Jokowi selama empat tahun memimpin.

“Tingkat kepuasan publik mencapai 55,3 persen. Meski demikian, masih terdapat 37,8 persen pemilih yang tak menjawab. Hanya 7 persen yang tak menjawab,” tambah Wempy.

Hal ini sejalan dengan suara partai pengusung PDIP yang mendominasi di wilayah Jawa Barat.

“Seperti di Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Subang. Lalu di Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka dan Subang,” ucap Wempy.

Dikatakan Wempy, survei dilakukan pada 9-15 Oktober dengan metode Multistage Random Sampling.

“Jumlah sampel mencapau 1.200 responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Margin of error mencapau 2,8 persen,” demikian Wempy.[far]

Bagikan Ini :