Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari/Istimewa

telusur.co.id – Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari meminta pemerintah segera bertindak untuk menyelamatkan tiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diculik di Kongo.

“Komisi I DPR mendorong pemerintah melalui instansi-instansi terkait untuk melakukan pembebasan WNI yang diculik,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (7/11/18).

Sebanyak tiga orang WNI yang merupakan Awak Buah Kapal (ABK) kapal supply tug ARK TZE berbendera Singapura diculik di perairan Kongo pada 29 Oktober 2018.

Diketahui, pembajak yang menculik empat ABK kapal tersebut juga memindahkan mereka ke kapal tanker berbendera Panama Anuket Amber yang dikuasai pembajak.

Sementara itu, sembilan orang WNI yang juga merupakan awak kapal tersebut berhasil selamat dari upaya penculikan dan segera dipulangkan ke Indonesia.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal mengatakan informasi pembajakan dan penyanderaan didapat dari sejumlah sumber.

“Sampai saat ini belum ada perkembangan (terkait kabar penyanderaan 3 WNI),” kata Iqbal.

Kondisi mereka saat ini belum diketahui. Pemerintah, lanjut dia masih mencoba mencari informasi lebih rinci. Sebab pemerintah menyatakan belum ada kontak dengan penyandera, dan mereka juga tidak tahu keberadaan para WNI itu.

Iqbal menuturkan awak kapal ARK TZE 15 orang, terdiri dari 12 WNI, 2 warga Myanmar, dan 1 warga Ukraina. Sembilan WNI lainnya yang selamat dari penculikan akan segera dipulangkan atas permintaan mereka sendiri.

Pemerintah, menurut dia akan mengupayakan sekuat tenaga untuk segera membebaskan para WNI yang ditawan kawanan perompak di perairan Kongo.[far]

Bagikan Ini :