Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kiri) dan Pakar Komunikasi Prof. Hamdi Muluk

telusur.co.id – Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mencurigai kasus bendera tauhid di rumah Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi kerjaan intel. Kecurigaan itu karena bendera dipasang ditembok luar rumah.

“Bisa saja orang masang bendera di luar tembok rumahnya, karena lokasinya umum. Ini kerjaan dasar intel,” ungkap Fadli Zon melalui akun twitternya, Kamis.

Kesimpulan itu didapat, bukan hanya melihat kecurigaan yang ada tetapi juga berdasarkan informasi orang dekat Habib Rizieq. “Saya dapat pengaduan dari keluarga Habib pada Senin sore.”

Karenanya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini meyakini tuduhan jika Habib Rizieq memasang bendera merupakan fitnah. “Saya yakin apa yang terjadi pada Imam Besar Habib Rizieq adalah fitnah keji,” tegasnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) membenarkan bahwa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ditahan oleh aparat keamanan Arab Saudi.

Dalam keterangan resminya, pada Senin (5/11/18), Kemlu menerima pengaduan dari sejumlah pihak mengenai penahanan seorang WNI atas nama Muhammad Rizieq Shihab (MRS) oleh aparat keamanan di Mekkah.

Untuk mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut, Kemlu meminta pejabat KJRI Jeddah untuk melakukan penelusuran.

“Guna mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut, Kemlu telah meminta Pejabat Fungsi Konsuler KJRI Jeddah untuk melakukan penelusuran,” demikian pernyataan resmi Kemlu RI diterima di Jakarta, Rabu (7/11/18).

“Dari hasil penelusuran diperoleh konfirmasi bahwa MRS sedang dimintai keterangan oleh aparat keamanan Arab Saudi di Makkah, atas dasar laporan warga negara Saudi yang melihat bendera yang diduga mirip dengan bendera ISIS terpasang di depan rumah MRS di Makkah,” lanjut pernyataan itu. (ham)

Bagikan Ini :