Abdurrahman Baswedan. FOTO: wikipedia

telusur.co.id- Dari enam orang yang dianugarahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo, salah satunya ialah diplomat dan juga wartawan, Abdurrahman (AR) Baswedan. Dia adalah kakek dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Raysid Baswedan.

Terkait itu, Anies mengaku berterimakasih kepada pemerintah yang telah menganugerahkan kakeknya sebagai Pahlawan Nasional.

“Kita sampaikan apresiasi terima kasih pada pemerintah,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (8/11/18).

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini bercerita, sejak kecil dirinya tinggal satu rumah dengan sang kakek di Jogja. ” Kebetulan saya pribadi tumbuh besar bersama dengan kakek satu rumah di Jogja,” ujarnya.

Anies juga menuturkan, banyak kenangan antara dirinya dan kakeknya yang masih tergiang-ngiang dan selalu diingat. Diantaranya, saat masih kecil.

“Pulang TK kakek biasa jemput sampai rumah, karena TK enggak jauh. Setiap hari saya mengantar ke kantor pos sama Beliau. Karena Beliau adalah seorang wartawan,” paparnya.

Selain AR Baswedan, sosok yang dianugerahkan Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi, lima orang lainnya ialah mantan Menteri Pekerjaan Umum Pangeran Mohammad Noor, pejuang dari Sulawesi Barat Agung Hajjah Andi Depu, dan Pendiri Perguruan Tinggi Islam Al Khairiyah Citangkil, Kota Cilegon, Brigjen TNI (Purn) KH Syam’un.

Tokoh lainnya yang dianugerahi Pahlawan Nasional ialah Jaksa Agung periode 1945-1946 Kasman Singodimedjo yang juga menjabat Menteri Muda Kehakiman pada Kabinet Amir Sjarifuddin II serta Ahli Strategi Perang melawan Belanda di Bangka Belitung, Depati Amir.[Ham]

Bagikan Ini :