Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief/Net

telusur.co.id – Mendekati pemilu, Presiden Jokowi mengeluarkan pernyataan yang ‘aneh-aneh’ terkait panasnya suhu perpolitikan nasional. Setelah politisi sontoloyo, terbaru Jokowi membuat ramai lagi dengan melontarkan politik genderuwo.

Berbagai politisi pun langsung merespon dan menimpalinya, Ketua DPP Partai Demokrat, Andi Arief, misalnya, langsung melontarkan sindiran ke Jokowi melalui akun twitternya, andi arief‏ @AndiArief__.

Kata Andi Arief, biasanya genderuwo itu takut dengan orang alim seperti kiai dan ustad. “Kalau zaman sekarang Genderuwo takut sama Habib,” ujar Andi.

Senada, Ketua DPP Partai Demokrat lain, Ferdinand Hutahaen ikut menimpali pernyataan rekannya. Kata dia, politisi genderuwo itu adalah politisi yang menebarkan ketakutan di tengah masyarakat lewat kebijakannya.

“Jadi pahamkan sayang siapa Genderuwonya? Yang membuat rakyat takut itu pemerintah. Jadi yang genderuwo siapa?” katanya menyindir.

Seperti diberitakan, dalam acara pembagian sertifikat di Tegal, Jawa Tengah, Jumat 9 November 2018, Jokowi mengagasan saat ini banyak politikus yang memengaruhi. Tetapi, tidak memiliki etika dan sopan santun.

“Coba kita lihat, politik dengan propaganda menakutkan membuat kekhawatiran, propaganda ketakutan coba,” kata Jokowi.

Usai membuat khawatir, maka politikus itu melakukan propaganda ketidakpastian. Masyarakat digiring ke sana, yang akhirnya membuat masyarakat ragu dan muncul ketakutan.

Pola politik menakut-nakuti seperti itu, menurut Jokowi, adalah cara genderuwo. Dalam pemahaman luas, genderuwo adalah hantu yang membuat masyarakat takut. (ham)

Bagikan Ini :