Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief. FOTO: Istimewa

telusur.co.id- Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Andi Arief angakt bicara terkait penyataan Presiden Joko Widodo yang meminta agar masyarakat tidak terpengaruh oleh politik yang gemar menyebar propaganda, menakuti-nakuti, yang disebutnya dengan politikus ‘genderuwo’.

Hal itu disampaikan Andi lewat akun Twitternya @AndiArief__, Jum’at (9/11/18).

Andi menjelaskan, genderuwo itu adalah sebuah mitos berupa bangsa jin yang berwujud manusia mirip kera dan bertubuh besar.

“Genderuwo adalah mitos Jawa tentang sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang berwujud manusia mirip kera yang bertubuh besar dan kekar dengan warna kulit hitam kemerahan, tubuhnya ditutupi rambut lebat,” cuit Andi

Tak hanya itu, Andi juga menduga Jokowi tengah menyindir seseorang terkait pernyataan politiks “genderuwo” itu.

“Pak Jokowi nyindir yang punya TV ya,” tulisnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan saat ini banyak politisi yang sering melontarkan pernyataan-pernyataan yang menakutkan, seperti genderuwo itu.

Menurut dia, cara berpolitik semacam itu, bukan lah cara berpolitik yang beretika. Sebab,  masyarakat digiring ke arah ketidakpastian dan ketakutan sehingga terkesan kondisi Indonesia mencekam.

“Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masak masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Nggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwo, nakut-nakuti,” kata Jokowi di Tegal, Jumat (9/11/18).[far]

Bagikan Ini :