Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamarudin Amin. FOTO: Istimewa

telusur.co.id- Karakter positif yang dimiliki suatu bangsa akan  terbentuk melalui rekayasa sosial yang dimulai dari pendidikan. Pendidikan memiliki kekuatan dan tak bisa dipungkiri semuanya dimulai dari para guru sebagai pendidik.

Demikian disampaikan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamarudin Amin dalam kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Deradikalisasi, Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Islam bagi Guru dan Tenaga Kependidikan di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (10/11/18).

“Para guru jangan hanya mengartikan  secara  paedagogik bahwa tujuan pendidikan hanya  semata-mata  proses  transfer of knowledge, karena hal itu bisa digantikan oleh aplikasi atau kemajuan teknologi. Akan tetapi, bagaimana sang guru mampu membentuk karakter anak didik melalui tugas guru yang dilakukan,” ucap Kamaruddin.

Menurutnya, guru juga harus mampu membimbing anak didiknya untuk mengamalkan ilmu yang telah diajarkan kepadanya. Selanjutnya, guru membimbing mereka untuk mengintenalisasikan pengetahuan yang diperoleh kepada dirinya secara pribadi.

Lebih lanjut, guru juga seharusnya memastikan bagaimana ilmu yang sudah ditanamkan kepada anak didiknya dapat digunakan dalam kehidupan bersama dengan orang atau komunitas lain di sekitarnya. “Guru juga  diharapkan membawa transformasi masyarakat karena ilmu yang diajarkan,” terang Kamaruddin, dilansir dari lama resmi Kemenag.[tp]

Bagikan Ini :