Michelle Obama. FOTO: news3lv

telusur.co.id- Mantan Ibu Negara Amerika Serikat (AS), Michelle Obama baru saja merilis buku memoarnya. Dalam buku itu, Michelle mengungkap berbagai kendala yang dia hadapi selama pernikahan dan kehamilan dua putrinya, termasuk dirinya tidak akan pernah memaafkan Donald Trump karena membahayakan keselamatan keluarganya. Buku tersebut berjudul “Becoming”.

Dalam buku “Becoming”, Michelle mengatakan, dirinya tidak akan “tidak pernah memaafkan” Presiden AS Trump. Karena memperjuangkan teori bahwa suaminya tidak lahir di AS, berdasarkan ringkasan yang diperoleh dari media AS.

“Seluruh hal (kelahiran) itu gila dan kejam, tentu saja, kefanatikan dan xenofobia yang mendasari hal itu hampir tidak dapat disembunyikan,” tulisnya.

“Bagaimana jika seseorang yang jiwanya tak stabil pergi ke Washington membawa senjatanya? Bagaimana jika orang itu mencari anak-anak perempuan kami? Donald Trump, dengan sindirannya yang lantang dan sembrono, membahayakan keselamatan keluarga saya. Dan untuk ini saya akan jangan pernah memaafkannya.

Michelle mengaku kaget akan kemenangan Presiden Trump dan “berusaha untuk tidak terpengaruh dengan itu”.

Sebelum meninggalkan Gedung Putih ke Paris pada hari Jumat, Trump merespon beberapa kutipan dari buku Michelle.

“Michelle Obama mendapat banyak uang untuk menulis sebuah buku dan mereka selalu memaksa Anda muncul dengan kontroversi. Saya akan memberikan beberapa ke Anda.”

“Saya tidak akan pernah memaafkannya atas apa yang dia lakukan pada militer Amerika Serikat karena tidak mendanainya dengan benar,” kata Trump, mengacu pada pendahulunya, Barack Obama.

“Apa yang dia lakukan pada militer kita membuat negara ini sangat tidak aman,” sambung Trump.

Untuk pertama kali berbagai fakta itu diungkap Michelle Obama dalam bukunya setebal 426 halaman yang diterbitkan Selasa (6/11/18) lalu. Usai penerbitan buku tersebut, Michelle akan tur di 10 kota termasuk London, Inggris.[tp]

Bagikan Ini :