telusur.co.id – Bank Indonesia (BI) menerbitkan pemberitahuan pada Masyarakat untuk tetap menjaga dan merawat uang rupiah agar layak edar.

Hal itu seperti ditulis dalam situs resmi, Bank Indonesia www.bi.go.id, pada Selasa (13/11/18).

Himbauan itu dikeluarkan oleh BI sebagai respon terhadap rupiah yang kerap dikedapati telah dicoret-coret. Bahkan, selama ini pihak atau karyawan BI melihat begitu banyak kondisi uang rupiah tercoret-coret seperti kertas yang tak ada nilainya.

Bank Indonesia pun menghimbau kepada masyarakat yang menerima uang Rupiah asli dalam kondisi tersebut, dapat menukarkannya ke Bank Indonesia atau Bank Umum terdekat.

“Sesuai amanat Pasal 25 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, setiap orang dilarang untuk merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah Rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara,”

“Sanksi atas pelanggaran ketentuan tersebut adalah pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar Rupiah).,” ungkapnya kembali.[far]

Bagikan Ini :