Politis Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid (berjas)/ Dok. PKS

telusur.co.id- Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menyayangkan, respon petahana yang berlebihan dalam menanggapi kritik, khususnya soal ekonomi, hingga keluar kata-kata seperti sontoloyo, genderuwo dan budeg-buta.

“Reaksi dari petahana ini agak berlebihan ya. Kalau petahana percaya diri dengan prestasi dan kinerjanya harusnya proporsional saja dengan kritik. Rakyat ini sederhana saja, kalau harga-harga terjangkau, lapangan kerja tercipta, pertumbuan ekonomi bagus, ya petahana gak usah panik dan khawatir, karena itu akan menjadi daya jual dengan sendirinya, seharusnya ya,” kata Kholid dilansir dari lama resmi PKS, Minggu (18/11/18).

Menurut alumnus UI ini, jika petahana merasa yakin dengan pertumbuhan ekonomi, seharusnya petahana tidak berlebihan terhadap kritik yang diberikan oleh PKS dan paslon yang diusung, yaitu Prabowo-Sandi.

“Kami memandang justru karena petahana tidak percaya diri dengan yang menurut mereka itu keunggulan. Sehingga mereka memberikan pernyataan reaksi yang terlalu keras atas kritik terhadapnya,” tegasnya.

Kholid juga menegaskan, PKS akan terus konsisten menyoroti masalah ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sebagai isu utama kampanye serta berupaya untuk melahirkan solusi dikemudian hari.

“Dari awal isu yang kita angkat ekonomi, memang ada banyak isu, tapi kita soroti masalah ekonomi. Itulah kenapa, Prabowo-Sandi dan PKS sebagai partai pengusung juga fokus pada isu ini,” tandasnya.[far]

 

Bagikan Ini :