Petugas dari Kepolisian mengunjungi Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalsel, Asep Syarifuddin di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin/Achmad Juhriansyah

telusur.co.id-Penyiraman air keras kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, Asep Syarifudin oleh Orang Tidak Dikenal (OTD) di salah satu rumah makan di kota Banjarmasin, Capung Resto disesalkan berbagai pihak.

Salah seorang anggota DPR RI komisi 3 Aditya Mufti Arifin mengaku sangat menyesalkan atas kejadian ini, sehingga meminta pihak kepolisian dapat mengusutnya.

“Mudah-mudahan aparat berwenang yakni Kepolisian dapat melakukan, penyelidikan yang serius terhadap kejadian yang tak mengenakan diterima Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan ini, sehingga aparat Kepolisian harus lebih serius menangani kasus ini,  ujar Ovie, saapaan akrab Aditya Mufti Ariffin dalam akun media sosialnya.

Apalagi, menurut Aditya dilingkungan umum seperti rumah makan, harus ada CCTV agar lebih memudahkan aparat dalam menindak lanjuti suatu kasus perkara.

“Saya mengharapkan agar korban penyiraman cepat pulih dan pelaku segera ditangkap oleh pihak kepolisian” pungkas Aditya.

Sementara itu, Khairiansyah salah seorang anggota Komnas HAM Republik Indonesia juga menyesalkan ada nya kejadian penyiraman air keras kepada salah satu pejabat Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan ini, mmenurutnya jelas sebuah kejahatan kemanusiaan karena tindakan tersebut bertentangan dengan Hak Asasi Manusia terutama hak hidup dan hak rasa aman sebagaimana diatur dalam UU 39/99 tentang Hak Asasi Manusia.

“Aparat harus segera mengusut tuntas kasus ini agar tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat, sehingga perlu dilidik lebih lanjut karena menyangkut seorang petugas penyelenggara negara apakah ada kaitan dengan tugas dan jabatan yang bersangkutan,” pinta Khairiansyah.[Agt].

Bagikan Ini :