Calon Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam acara Indonesia Economic Forum 2018di Hotel Shangrila, Jakarta, Rabu (21/11/18)/Istimewa

telusur.co.id – Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya bersama Cawapres Sandiaga Salahudin Uno memiliki strategi tersendiri untuk menciptakan dan membangun kesejahteraan bagi masyarakat Timur Indonesia.

Ia menilai, wilayah Timur Indonesia memiliki potensi untuk berkembang menjadi lebih baik dengan membangun sektor pariwisata.

“Timur adalah masa depan Indonesia. Saya pikir pariwisata akan menjadi salah satu sektor kita yang paling menguntungkan dan turis-turis akan tertarik untuk pergi ke tempat-tempat yang bebas polusi dan Indonesia Timur memiliki potensi yang besar,” kata Prabowo saat menjadi pembicara di dalam Indonesia Economic Forum yang digelar di Hotel Shangrilla, Jakarta, Rabu (21/11/18).

Selain memiliki strategi pembangunan melalui sektor pariwisata, mantan danjen Kopassus dan mantan wakil gubernur DKI Jakarta juga memiliki strategi dalam pengembangan bioenergy (energi terbarukan) dan biofuel yang akan dikembangkan di wilayah timur Indonesia.

Oleh sebab itu, dirinya yakin masyarakat Indonesia yang berada di wilayah timur seperti Papua, NTT, Maluku dan Sulawesi bisa menghasilkan energi untuk kepentingan pembangunan daerahnya.

“Strategi kami dalam bioenergy, berarti bahwa kita juga akan berkonsentrasi di Indonesia Timur. Kita ingin memiliki bioenergi dan biofuel sehingga Papua bisa menghasilkan energi mereka sendiri, NTT, dan lain lain. Saya melihat bahwa bagian Timur Indonesia akan menjadi daerah pertumbuhan yang kuat.

Jika dirinya bersama sandi dipercaya rakyat untuk memimpin selama 5 tahun kedepan, maka sistwm yang akan di jalankan bakal membuat masyarakat Indonesia timur menjadi lebih baik lagi.

“Saya ingin mendapatkan mandat dari rakyat, karena saya mempunyai visi. Saya mempunyai sebuah program, Saya punya pengalaman lapangan yang nyata dari program kita. Saya yakin bahwa kita bisa merubah negara ini dengan cepat tetapi kita butuh pemerintahan yang kuat dan bersih,” paparnya.

“Kami memiliki komitmen kuat untuk memberantas korupsi, komitmen kuat untuk mengurangi angka kemiskinan, komitmen kuat untuk mengurangi kesenjangan pendapatan, komitmen kuat untuk menyediakan kebutuhan dasar untuk masyarakat, kebaikan terbesar untuk jumlah besar orang Indonesia, bukan kekayaan terbesar bagi segelintir orang Indonesia,” tutupnya.[far]

Bagikan Ini :