telusur.co.id – Usai menjalani dua pertiga masa hukuman, terpidana kasus ujaran kebencian Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting bebas bersyarat.

Kuasa hukum Jonru Ginting, Djudju Purwanto mengatakan, kliennya ingin fokus menghabiskan waktu bersama keluarga usai menghirup udara bebas.

“Belum ada jadwal khusus, jadi kembali ke keluarga,” kata Djudju saat kepada wartawan, Jumat (23/11/2018).

Terkait apakah kliennya nanti akan mengikuti, Reuni Alumni 212, Djudu mengaku belum tahu.

“Sampai saat ini belum (ada jadwal ikut Reuni 212) karena beliau punya bayi, istrinya melahrikan, bayinya belum tiga bulan fokus di keluarga,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Jonru Ginting resmi bebas bersyarat pada hari ini, Jumat, sekitar pukul 15.30 WIB. Djudju mengatakan telah mengurus berkas bebas bersyarat Jonru sejak sebulan lalu.

Jonru Ginting divonis 1 tahun enam bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan atas kasus ujaran kebencian pada Jumat, 2 Maret 2018.

Putusan ini lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa. Dalam sidang sebelumnya, jaksa menuntut agar Jonru dihukum dua tahun penjara dan denda Rp 50 juta.[far]

Bagikan Ini :