enteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. FOTO: Dok. Kemenag

telusur.co.id- Dalam rangka memperkuat peran gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK), Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin berpesan agar gerakan ini memasukkan ruh atau jiwa dalam kegiatannya. Ruhnya ialah nilai-nilai keagamaan.

“Saya ingin memasukkan ruh atau jiwa dari gerakan ini. Tidak sekedar hanya spirit dan semangat. Dan ruh atau jiwa dalam gerakan ini adalah religiusitas, nilai-nilai agama,” tutur dalam keterangannya, Sabtu (24/11/18).

Menurut dia, nilai-nilai agama harus selalu menjadi landasan agen SPAK Kemenag dalam bergerak menyebarkan nilai-nilai anti korupsi.

“Memang prosesnya tidak mudah. Karena gerakan itu menuntut sebuah kesadaran. Dan derajat yang tertinggi kesadaran itu tumbuh, karena cinta. Cinta pada manusia. Cinta pada masyarakat, bangsa. Cinta pada sesama,” imbuhnya.

Dijelaskannya, hal ini akan menjadi jawaban pertanyaan mengapa korupsi harus diperangi.  Apalagi, korupsi adalah sebuah tindakan yang  tidak semestinya dilakukan.

“(Korupsi,red) Perilaku yang dapat merugikan sesama. Korupsi adalah perilaku asosial. Karena korupsi merusak tatanan masyarakat, oleh karena itu harus kita perangi,” tegasnya.[tp]

Bagikan Ini :