Cawapres Sandiaga lakukan kunjungan ke Pesantren di Jember/foto: Istimewa

telusur.co.id – Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno mengaku kagum dengan pesantren Bustanul Ulum KH Abdullah Yaqien. Pasalnya, Ponpes yang dipimpin KH Syamsul Arifin mampu melakukan swasembada pangan.

“Pesantren lebih dari sekadar tenpat menuntut ilmu. Tapi juga penerapan dari hidup mandiri. Berdiri di kaki sendiri. Menurut Pak Kyai Syamsul Arifin. Semua yang di makan santri dan keluarga merupakan hasil produksi yang dibudidayakan di pesantren. Ini membuat saya kagum. Ini merupakan contoh swasembada pangan,” jelas Sandi dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (26/11/18).

Dijelaskan mantan wakil gubernur, jika cara tersebut terus dipertahankan, bukan tidak mungkin pesentren-pesantren lainnya akan mengikuti. Bahkan, cara itu juga bisa menjadi contoh terbaik.

“Mereka tidak bergantung pada fluktuasi harga di luar. Kami, Prabowo Subianto dan Sandi Uno, ingin bangsa ini bisa berdiri sendiri, tidak tergantung pada orang luar. Bangsa ini kaya dan melimpah bukan hanya sumber daya alam, tapi juga tenaga kerjanya. Tahun 2020 kita akan mendapatkan bonus demografi, jika ini tidak dibenahi sekarang, bangsa ini hanya akan jadi penonton bukan pemain,” papar Sandi.

Tak hanya itu Sandi juga menuturkan kemandirian pesantren akan lengkap jika mampu memiliki energi alternatif

“Tadi Pak Kyai meminta solusi dalam masalah listrik ini. Ada solusinya dengan menggunakan enerji surya. Jika sudah terpenuhi enerji di pesantren, kelebihan tenaganya akan diberikan kepada masyarakat sekitar, ini esensi Islam Rahmatan Lil Alamin, Islam yang memberikan berkah pada semesta alam,” tutup Sandiaga.[far]

Bagikan Ini :