Calon Presiden Parbowo Subianto mengenakan Beskap Betawi sebagai pembicara dalam Acara Indonesia Economic Forum 2018, di Jakarta, Rabu (21/11/18)/ Dok BPN

telusur.co.id- Calon presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto menyatakan jika Bank Indonesia (BI) tidak mau meminjamkan uang kepadanya dan membuat heboh publik. Pasalnya, BI memang bukan bank untuk utang piutang.

Anggota Komisi XI DPR, Heri Gunawan mengatakan, apa yang disampaikan Prabowo itu adalah BI tidak memberikan ijin kepada selurun bank yang ada di Indonesia untuk memberikan pinjaman.

Patut diketahui, sebagai otoritas moneter, perbankan dan sistem pembayaran, tugas utama BI tidak saja menjaga stabilitas moneter, namun juga stabilitas sistem keuangan (perbankan dan sistem pembayaran).
BI memiliki peran vital dalam menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat, khususnya perbankan. Penciptaan kinerja lembaga perbankan seperti itu dilakukan melalui mekanisme pengawasan dan regulasi.

“Begini, semua warga Indonesia yang ingin meminjam uang, mengajukan kredit usaha atau barang atau apapun ke perbankan itu kan harus melalui BI checking dan semua harus dapat rekomendasi itu. Nah kalau BI tidak meloloskannya, maka bank manapun tidak akan memberikan kredit atau pinjaman itu, ada juga yang melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di OJK, tetapi secara awam BI Checking lebih umum dikenal”. kata Heri Gunawan melalui keterangannya, Selasa (27/11/18).

Politikus Gerindra ini pun mengajak publik agar memahami betul proses peminjaman ke bank, agar tidak salah mengartikan apa yang disampaikan Prabowo.

“Bagi yang paham prosesnya, saya yakin mengerti betul apa yang dimaksud dan disampaikan Pak Prabowo soal BI tidak mau memberikan pinjaman,” terangnya.

Untuk itu, Heri menambahkan, sebaiknya apa yang disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut tidak ditelan mentah-mentah. Prabowo merupakan putra ekonom Soemitro Djojohadikusumo, beliau juga pernah menjadi pengusaha, tentunya beliau paham terkait proses pengajuan kredit dimaksud.

“Jadi harus dipahami betul ketentuan-ketentuan dan aturannya terkait peminjaman di bank itu harus melalui BI checking, agar memahami pernyataan Pak Prabowo,” tandasnya.[Ham]

Bagikan Ini :