Juru bicara (jubir) KPK, Febri Diansyah/telusur.co.id

telusur.co.id – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan pihaknya memanggil Kepala Satuan Komunikasi Corporate PT PLN (Persero) I Made Suprateka.

Pemanggilan I Made dalam penyidikan kasus suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 sebagai saksi untuk tersangka mantan menteri Sosial dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

“Saksi I Made Suprateka dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi tersangka IM (Idrus Marham),” katanya, di Jakarta, Selasa.

Dalam penyidikan kasus ini, Idrus membantah telah menerima 50 ribu dolar Singapura untuk keperluan umrah dari Johannes Budisutrisno Kotjo, pemegang saham Blakgold Natural Resources Limited .

Pada persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa Kotjo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (15/11), Kotjo menyampaikan uang 5000 dolar Singapura untuk keperluan Idrus berumrah itu disampaikan oleh mantan wakil ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih melalui pesan singkat kepada dirinya. (ham)

Bagikan Ini :