Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, saat menyampaikan hasil survei Pilpres 2019. FOTO: telusur.co.id/Tio Pirnando

telusur.co.id- Suara para pemilih milenial sangat berpengaruh besar terhadap keterpilihan capres-cawapres pada Pilpres 2019. Karena, KPU juga sudah memprediksi jumlah pemilih muda saat ini diperkirakan mencapai 70-80 juta atau 35-40 persen dari 139 juta pemilih.

Demikian disampaikan oleh Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun usai merilis hasil survei elektabilitas capres/cawapres di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/18).

“(Jumlah kaum milenial) Besar sekali. Kompetisi pendukung antar capres dari sisi usia semakin muda dan produktif itu semakin terasa,” kata Rico.

Hasil survei Median, jelas Rico, menujukan angka perbedaan pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga di kalangan muda sangat tipis, bahkan cenderung sama.

“Dari 100 persen pemilih dibawah 20 tahun, ada 35,7 persen yang memilih Jokowi-Ma’ruf Amin dan 35,7 persen memilih Prabowo-Sandi sedangkan undecided sebesar 28,6 persen,” paparnya.

Karennya, menurut Rico, tidak heran jika kedua capres-cawapres terus berebut suara mereka. “(karena) suara pemilih muda itu sangat menentukan,” tandasnya.

Survei nasional Median digelar pada 4-16 November 2018. Sampel dipilih secara random dengan teknis Multistage Random. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.[far]

Bagikan Ini :