Massa Aksi 212 di seputar Monumen Nasional (Monas)/Net

telusur.co.id- Sejumlah massa yang menamakan diri Jaga Indonesia meminta Polda Metro Jaya untuk tidak mengizinkan acara reuni akbar Alumni 212 yang bakal berlangsung di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/18) mendatang.

Bahkan, mereka berniat untuk memukul mundur dan melakukan sweeping terhadap bendera tauhid yang akan dikibarkan pada Reuni 212 tersebut.

Terkait itu, Ketua Media Center Reuni Akbar 212, Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin akan melaporkan Gerakan Jaga Indonesia atas dugaan melakukan ujaran kebencian.

“Insya Allah kami akan laporkan Gerakan Jaga Indonesia. Karena telah melakukan ujaran kebencian, pasal 156 KUHP,” kata Novel saat dikonfirmasi, Selasa (27/11/18).

Novel juga meminta kepada seluruh umat Islam agar tidak terprovokasi dengan ujaran-ujaran tersebut.

“Kepada umat Islam, kami berharap tidak terpancing dengan provokasi oleh kelompok intoleran berkedok jaga negara,” terang Novel.

Menurutnya, kepentingan kelompok tersebut hanya untuk memecah belah keutuhan bangsa.

“Mereka ini berkedok jaga negara demi kepentingan adu domba, untuk memecah belah bangsa. Dan diduga ini adalah kelompok anti agama ala komunis,” tandasnya.[Ham]

Bagikan Ini :