Direktur Utama PLN Sofyan Basir/Net

telusur.co.id – KPK terus mendalami adanya dugaan pertemuan antara bekas Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Saragih, dengan Dirut PT. PLN Sofyan Basir terkait pengurusan proyek PLTU Riau-1.

Kecurigaan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap adanya pertemuan keduanya dilakukan di daerah Jakarta.

“Dugaan pertemuan yang kami identifikasi terjadi di luar kantor PLN, di salah satu lokasi di Jakarta,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/18).

Sejauh ini KPK baru menetapkan tiga orang tersangka kasus suap proyek PLTU Riau-I. Ketiganya adalah bos Blackgold Natural Recourses, Johannes Budisutrisno Kotjo, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

KPK meyakini pada saat sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaannya, Kamis (29/11/18), semua akan dibuka secara terang.

KPK, juga akan mengejar bukti-bukti tambahan di persidangan, khususnya mengenai keterlibatan Dirut PLN dalam skandal proyek investasi senilai US$900 juta tersebut. [ipk]

Bagikan Ini :