Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Ukraina Petro Poroschenko (kanan)/ foto reuters

telusur.co.id- Presiden Ukraina Petro Poroshenko mendesak NATO untuk mengirim kapal perang ke Laut Azov membantu negarannya menyusul ketengan antara Rusia dan Ukraina.

Komentar Poroshenko diterbitkan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman, Bild, pada Kamis, kemarin.

Ditanya oleh Bild apakah kapal perang Jerman harus dikerahkan ke Laut Azov, ia berkata: “Jerman adalah salah satu sekutu terdekat kami, dan kami berharap bahwa negara-negara dalam NATO sekarang bersedia untuk mengerahkan kapal-kapal angkatan laut ke Laut Azov untuk mendukung Ukraina dan menjamin keamanannya,” kata Poroshenko dilansir dari Aljazeera, Jumat (30/11/18).

Poroshenko menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin menginginkan “kerajaan Rusia yang lama kembali”. Namun, menurut dia, satu-satunya bahasa yang dia pahami adalah persatuan dunia Barat.

“Krimea, Donbass, seluruh negeri. Seperti tsar Rusia, ketika dia melihat dirinya sendiri, kekaisarannya tidak dapat berfungsi tanpa Ukraina. Dia melihat kita sebagai koloninya,” tuduh Poroshenko.

“Kita tidak bisa menerima kebijakan agresif Rusia. Pertama, Crimea, kemudian timur Ukraina, sekarang dia menginginkan Laut Azov. Jerman juga harus bertanya-tanya: apa yang akan dilakukan Putin selanjutnya jika kita tidak menghentikannya?” dalih Poroshenko.

Sementara itu, Kanselir Jerman Angela Merkel menyerukan kepada Kiev “untuk menjadi bijaksana” dan mengatakan tidak ada solusi militer untuk sengketa.[tp]

Bagikan Ini :