Wakil Ketua DPR Fadli Zon/Net

telusur.co.id – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon sangat prihatin dengan kasus hukum yang membelit musisi Ahmad Dhani. Menurutnya, saat ini kasus hukum hanya dijadikan alat politik.

“Kasus Ahmad Dhani jelas kemunduran demokrasi dan wujud penghinaan terhadap akal sehat,” ungkap Fadli Zon, Jum’at.

Bahkan, Fadli menegaskan jika di rezim saat ini hukum hanya dijadikan alat untuk menekan kekuatan oposisi. “Apa yang terjadi padanya jelas terkait dengan posisi politiknya. Hukum jadi pelayan kekuasaan untuk meredam oposisi.”

Ahmad Dhani adalah politisi Gerindra, caleg DPR RI Gerindra no urut 2 di Jatim 1 (Surabaya dan Sidoarjo). Ia juga anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi.

“Saya tidak akan berkomentar mengenai materi tuntutan yang dihadapi oleh Saudara Ahmad Dhani, karena itu sudah masuk ke dalam wilayah peradilan. Namun saya menyayangkan adanya kasus ini.”

BACA JUGA :  Pak Kapolri, Pelajarilah Sejarah Dengan Benar

Seharusnya Ahmad Dhani berposisi sebagai korban. Ia adalah korban persekusi, korban ancaman kekerasan dan ancaman terhadap kebebasan menyatakan pendapat yang dilakukan oleh sejumlah orang. Bagaimana ceritanya korban kok jadi pesakitan?! Ini benar-benar sebuah kemunduran dalam berdemokrasi dan berpolitik.

Dulu Saudara Basuki Tjahaja Purnama bikin gaduh dan bikin marah orang seluruh Indonesia, namun jaksa hanya menuntutnya ancaman hukuman satu tahun saja.

Lha, ini kasusnya Dhani tidak jelas siapa korban kebenciannya, namun ia dituntut dua tahun ancaman hukuman oleh jaksa. Orang awam saja menganggapnya aneh.

“Apa juga relevansinya aparat menyita akun Instagram Saudara Dhani? Tahun lalu, aparat juga menyita akun Twitter Dhani. Lho, akunnya Dhani itu followernya 2,7 juta orang. Sebagai artis, akun media sosialnya merupakan bagian dari periuk nasinya. Sebagai politisi, akun media sosial adalah bagian dari alat kampanyenya. Penyitaan akun media sosial jadi seperti pengekangan yang disengaja atas hak-hak sipil Saudara Dhani.”

BACA JUGA :  Elektabilitas Jokowi Jeblok, Figur Baru Punya Peluang Besar

Hukum seharusnya tidak dijadikan alat politik untuk menekan atau mengancam pihak-pihak yang berseberangan pandangan dengan penguasa. Bisa rusak nantinya kepercayaan masyarakat kepada hukum.

“Apalagi, sejauh ini Ahmad Dhani juga bersikap gentlemen. Ia telah mengikuti proses hukum. Kita berharap selanjutnya pengadilan bisa menempatkan kasus ini secara jernih. Jangan sampai muncul kesan semua lawan politik pemerintah akan dikriminalkan. Itu tak bagus bagi demokrasi yang sedang kita hidupi,” tandasnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini