Thailand

telusur.co.id – Kementerian luar negeri Thailand menyampaikan protes kepada produser acara televisi di Amerika Serikat, karena menyinggung dan penggambaran negatif mengenai sistem monarki di Thailand.

Di dalam tayangan yang disiarkan 4 November, TV Amerika menggambarkan salah satu karakter utama pertunjukan yang bepergian ke Thailand lalu ditangkap karena menghina monarki.

Masih dalam tayangan tersebut juga mengulas mengenai hukum Thailand tentang penghinaan kerajaan, dengan mengatakan, Thailand adalah negara di mana kebebasan berbicara tidak ada.

Seorang juru bicara kementerian luar negeri Thailand mengatakan telah meminta kedutaan di Washington D.C. untuk memberi tahu produsen acara tentang kekhawatirannya atas episode tersebut.

BACA JUGA :  Kapten Timnas U-23 Mengaku Capek Tak Pernah Menang Lawan Thailand

“Kementerian luar negeri telah meminta kedutaan Thailand di Washington D.C. untuk menyampaikan keprihatinan kami tentang isi episode khusus acara tersebut, yang menyentuh pada Thailand dan institusi monarki,” kata Busadee Santipitaks kepada Reuters.

“Kami mengajukan keluhan bahwa produser acara tidak mempertimbangkan sensitivitas masalah ini.”

Perlu diketahui, Negara Asia Tenggara ini memiliki salah satu undang-undang terberat di dunia terkait dengan penghinaan terhadap monarki yang dihormati, dengan pelanggaran-pelanggaran yang dapat menarik hukuman penjara hingga 15 tahun. Ini juga mempengaruhi organisasi berita apa di Thailand, termasuk Reuters, dapat melaporkan masalah ini. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini