Calon Wakil Presiden (Cawapres), nomor urut 2, Sandiaga Uno/ foto: Istimewa

telusur.co.id – Kasus pelaporan Habib Bahar bin Smith ke Mabes Polri, tak luput dari perhatian Calon wakil presiden RI, Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam situasi politik sekarang ini, semua pihak diharapkan dapat menahan diri. Itu, agar suasana dapat tetap kondusif dan menyejukkan.

Sandi sendiri mengaku belum pernah mendengar ceramah Habib Bahar yang menuai polemik. Namun, ia mengimbau seluruh kalangan masyarakat, agar tidak melontarkan ujaran yang dapat memanaskan suasana jelang Pilpres 2019.

“Semua pihak harus meneduhkan suasana, lebih memberikan ceramah kepada masyarakat dan ujaran-ujaran yang menyejukkan. Fokus di bidang ekonomi menurut saya,” kata Sandiaga, di Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/18).

BACA JUGA :  Aneh, Rupiah Terus Melemah Tapi Survei Jokowi Tertinggi

Masyarakat, lanjut Sandi, inginkan demokrasi yang sejuk. Untuk mewujudkan itu, dirinya meminta aparat keamanan agar lebih bijak dalam menanggapi sebuah situasi.

Habib Bahar bin Smith dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait ceramah yang menyebut ‘Jokowi kayaknya banci’.

Adapun pelaporan itu dilakukan oleh Jokowi Mania (Joman), Rabu (28/11/18).

Menurut Sekjen Joman, La Kamarudin, alasan pelaporan dilakukan karena Habib Bahar bin Smith melakukan kejahatan terhadap penguasa umum, kejahatan tentang diskriminasi ras dan etnis, serta ujaran kebencian atau hate speech.

Habib Bahar dilaporkan dengan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1 dan Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2).

BACA JUGA :  Pelapor Mahar Rp 500 Miliar Sandi Uno Dipanggil Bawaslu

Kamarudin mempersoalkan pernyataan Habib Bahar dalam sebuah video yang dianggap cukup menyudutkan Jokowi.

“Barang buktinya, pertama adalah video yang lagi viral dan beberapa video lain. Itu kita masukkan ke dalam flashdisk,” kata Kamarudin. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini