Ilustrasi /Net
telusur.co.idPernyataan calon presiden nomor urut Prabowo Subianto yang menyebut banyak tamatan SMA menjadi ojek, bukan suatu yang menghina. Karena, kemungkinan Prabowo berharap agar anak-anak bangsa menjadi hebat.
Demikian disampaikan oleh sosiolog dari Universitas Ibnu Khaldun, Musni Umar dalam akun Twitternya @musniumar, Jumat (23/11/18).
“Omongan Prabowo pasti bukan menghina. Dia ingin putera-puteri kita tamatan SMA jadi hebat,” cuit Musni.
Musni menuturkan, di negara tetangga Malaysia, profesi ojek roda dua itu dilarang. Sedangkan, di Indonesia, sambungnya, pekerjaan ojek merupakan alternatif lantaran tidak ada lapangan pekerjaan yang sudah dijanjikan.
“Di Malaysia tdk dibolehkan ojek motor, hanya ojek kereta Grab Car. Di kita ojek jadi alternatif yg patut diapresiasi krn tdk ada lapangan kerja yg dijanjikan. Lebih parah TKA dari China,” tulisnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto mengaku sedih dengan beredarnya meme yang menggambarkan masa depan anak bangsa yang hanya menjadi tukang ojek setelah lulus sekolah. Dia mengatakan meme tersebut merupakan kenyataan yang dihadapi oleh anak muda Indonesia.
“Ada meme, katanya lintas karier pemuda Indonesia itu dari lulus SD, masuk SMP, lulus masuk SMA, tapi lulus sekolah jadi tukang ojek. Sedih, tapi itulah realitas,” kata Prabowo sambil menunjuk slide presentasi yang disimbolkan helm motor berwarna hijau di Jakarta, Rabu (21/11/18).[Sep]
Like :
BACA JUGA :  Jangan Sampai Kemunculan Transportasi Online di Tebing Tinggi Membuat Betor Punah

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini