telusur.co.id – Calon presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto diundang dalam acara ‘The World in 2019 Gala Dinner’ yang diselenggarakan oleh majalah The Economist untuk menjadi pembicara utama di Hotel Grand Hyatt Singapura, Selasa (27/12/18).

Dalam paparannya, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menyatakan bahwa saat ini Indonesia sangat butuh orang-orang cerdas dan jujur untuk membangun negara demokrasi yang sehat.

“Yang menurut saya paling mendesak, yang dibutuhkan saat ini adalah untuk membentuk sebuah tim anak bangsa yang terbaik dan paling cerdas dengan integritas tinggi untuk melakukan reformasi dan membentuk pemerintahan yang bersih dan anti korupsi,” kata Prabowo.

BACA JUGA :  Prabowo Ingatkan Relawan Jaga Suara Pilpres Sampai Perhitungan Selesai

Capres nomor urut 02 ini menegaskan, Indonesia sudah masuk darurat korupsi. Pasalnya, dari pejabat negeara kalangan anggota dewan dan menteri hingga hakim tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Isu utama di Indonesia sekarang adalah maraknya korupsi, yang menurut saya sudah seperti kanker stadium empat,” tegasnya.

Akibat maraknya korupsi, Prabowo mengatakan angka kemiskinan rakyat Indonesia meningkat, sedangkan para elitenya justru hidup berkecukupan. Bahkan menurutnya, para elite di Indonesia selalu mengatakan jika apa yang terjadi di masyarakatnya baik-baik saja khususnya terkait kesenjangan sosial.

BACA JUGA :  Diskriminasi Bawaslu Bisa Merusak Perkembangan Demokrasi

“Para elite mereka berfikir bisa membeli semuanya. Rakyat Indonesia miskin maka kita berikan saja beberapa karung nasi dan mereka akan memilih saya, saya akan membeli atau menyuap semua orang,” sindir Prabowo.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini