telusur.co.id – Pasangan Calon Presiden dan Calin Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno lagi lagi mendapat dukungan dari ratusan anggota Ikatan Batak untuk Indonesia Raya (Ibara).

Dari keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (23/11/18), mereka mendeklarasikan dukungan tersebut pada Kamis (22/11/18) di Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Jakarta. Dan dihadiri cawapres Sandiaga.

Usai deklarasi, Ketua Dewan Pembina Ibara, Rafael Pakpahan, mengimbau, seluruh kader menyosialisasikan visi-misi Prabowo-Sandi ke masyarakat dan terus mengawal proses “pesta demokrasi” hingga rekapitulasi suara.

“Kita harus kawal TPS (tempat pemungutan suara) sampai KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah). Jangan sampai ada suara-suara yang tercecer, karena pertarungan yang riil ada di sana,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tolak Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf, Mahfud MD Tidak Ke Prabowo-Sandi

Deklarasi dukungan kepada pasangan nomor urut 2 yang dilakukan Ibara pun kata rafael sempat dibully. Namun, dirinya menutirkan bahwa diera demokrasi semua orang bebas untuk mendukung dam memilih.

“Ibara sempat di-bully, ‘Kenapa bisa ke Anies-Sandi?’ Dengan baik kita bilang, ‘Itu pilihan warga negara dan kita harus hormati’,” jelas Rafael.

Pada kesempatan sama, Sandi menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Dia juga menyebut, orang Batak merupakan perantau tangguh serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini berharap, anggota Ibara menyampaikan kepada seluruh sanak familinya se-Nusantara, bila telah mendukung pasangan penantang petahana.

BACA JUGA :  Jaksa Agung Tak Jamin Kasus HAM Berat Selesai Sebelum Pilpres 2019

“Ibara bersama Prabowo-Sandi menjadikan Indonesia adil, Indonesia makmur, kita perbaiki ekonomi,” katanya.

Acara ditutup dengan pemberian kain ulos kepada Sandi dan Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi DKI, Mohamad Taufik. Sebelum prosesi penyerahan ulos, pendeta John Hasiloan Pakpahan memberikan pengantar.

“Banyak orang seleranya, idolanya orang paling suka dan ramai-ramai. Tapi, Ibara suka yang muda, seperti Pak Sandi. Pilih yang muda, yang berpotensi perbaiki bangsa ini,” jelasnya.

“Ulos sebagai tanda, kalau kita lihat banyak warna, benang-benang. Bukti kita ada banyak bisa satu. Kita berdoa dan bersatu seperti ulos, supaya Indonesia maju dan berkembang,” sambung dia.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini