Maria Walanda Maramis (ilustrasi)/Google

telusur.co.id – Maria Josephine Catherina Maramis, atau yang lebih dikenal dengan nama Maria Walanda Maramis merupakan Pahlawan Nasional Indonesia.

Pejuang perempuan Indonesia itu, pada hari ini, Sabtu (1/12/18), disorot oleh Doodle Google. untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-146.

Maria Walanda Maramis dikenal sebagai wanita yang memperjuangkan nasib perempuan dalam dunia politik pada awal abad 20.

Karena perjuangan dan dedikasinya, Maria diberi gelar Pahlawan Pergerakan Nasional dari pemerintah Indonesia pada 20 Mei 1969 silam.

Dilahirkan di Kema, suatu desa kecil di Minahasa, Sulawesi Utara, pada 1 Desember 1872, Maria Walanda Maramis adalah anak bungsu dari tiga bersaudara, dari pasangan Maramis dan Sarah Rotinsulu.

Bersama ketiga saudaranya, ia dibesarkan oleh seorang pamannya setelah kedua orang tuanya meninggal.

Bersama kakak perempuannya, Anatje, Maria disekolahkan sang paman di Sekolah Melayu.

Beranjak dewasa, Maria Walanda Maramis pindah ke Manado dan mulai menulis opini di surat kabar Tjahaja Siang. Maria menulis soal pentingnya peran ibu dalam keluarga.

Ia juga menyebutkan ibu memiliki kewajiban untuk mengasuh dan menjaga kesehatan keluarga.

Kemudian, Maria bersama beberapa orang mendirikan Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunannya (PIKAT) pada 8 Juli 1917. Itu dilakukan lantaran ia menyadari besarnya peran ibu dalam keluarga.

Adapun tujuannya, untuk mendidik para wanita mengenai hal-hal rumah tangga, seperti memasak, menjahit, merawat bayi, dan lain sebagainya.

Di bawah pimpinan Maria, PIKAT berkembang pesat dan mulai mendirikan cabang di Maumbi, Tondano, dan Motoling. Bahkan PIKAT juga memiliki beberapa cabang di Jawa, seperti di Batavia, Bogor, Bandung, Cimahi, Magelang, dan Surabaya.

Setelah hampir satu tahun berdiri, PIKAT kemudian membuka sekolah di Manado pada 2 Juni 1918. Ia aktif menjalankan PIKAT, hingga meninggal pada 22 April 1924 di Maumbi.

Untuk mengenang jasa Maria, pemerintah di Manado membangun Monumen Pahlawan Nasional Maria Walanda Maramis di Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat. [ipk]

Bagikan Ini :