Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/Net

telusur.co.id – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengancam akan membuka asal muasal harta kekayaan Soeharto jika Partai Berkarya menggugat Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah karena menyebut Presiden RI kedua Soeharto sebagai guru korupsi.

Dengan adanya rencana gugatan dari Partai Berkarya, menurut Hasto, PDIP akan mendorong menjadi momentum agar para pemimpin di era Orde Baru membuka asal sumber harta kekayannya.

Hasto bahkan menegaskan, bahwa PDIP dan para penggiat antikorupsi memiliki banyak data korupsi, termasuk dokumen-dokumen ketika TAP MPR Nomor VIII/MPR/2001 Tahun 2001 Tentang Rekomendasi dan Arah Kebijakan Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

“Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, saat itu sudah bersikap bijaksana, yakni membangun rekonsiliasi ketika Soeharto banyak dihujat masyarakat,” katanya di sela kegiatan Rakor Pemilu 2019 di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Sabtu.

Namun keluarga Soeharto sendiri, kata dia, saat ini berupaya mengungkit-ungkit permasalahan di masa lalu, termasuk ancaman gugatan kepada Ahmad Basarah.

Hasto menegaskan, pernyataan Ahmad Basarah soal Soeharto sebagai guru kroupsi itu hanya menanggapi pidato Prabowo Subianto di Singapura, yang antara lain menyebut korupsi di Indonesia saat ini sudah kronis, ibarat penyakit kanker stadium empat. (ham)

Bagikan Ini :