Ilustrasi/Net

telusur.co.id – Salah satu pengacara penerbangan terkemuka di dunia telah memperingatkan keluarga Lion Air Penerbangan 610 untuk berhati-hati dalam melindungi hak-hak hukum mereka.

Kepala Firma Hukum Wisner di Chicago, Floyd Wisner, baru-baru ini meluncurkan tindakan hukum di AS terhadap Boeing atas nama beberapa keluarga korban Lion Air 610.

Namun Floyd Wisner mengatakan Lion Air dan perusahaan asuransi dapat menawarkan keluarga hanya sejumlah kompensasi terbatas dalam pertukaran untuk pelaksanaan dokumen yang akan merilis tidak hanya Lion Air, tetapi juga Boeing dan semua pihak yang berpotensi bertanggung jawab lainnya dari tanggung jawab kepada keluarga dalam hal ini.

Signing a document such as this may place families at a huge disadvantage,” kata dia dalam keterangan kepada redaksi telusur.co.id, Sabtu (1/12/18).

Dia mengungkapkan ada pengacara-pengacara di Indonesia yang secara aktif menghasut keluarga korban untuk melanggar undang-undang federal AS yang melarang kontak apapun dengan keluarga korban selama 45 hari setelah kecelakaan.

Families should fully investigate the reputation of these soliciting attorneys before making a decision about representation.”

Salah satu pengacara tersebut adalah pria berinisial MR, yang sekarang mendaftarkan kantornya di Peru.

MR, sangat terkenal di kalangan pengacara penerbangan internasional karena tindakannya yang menghasut keluarga korban kecelakaan. MR dilaporkan kerap mengaku sebagai petugas Palang Merah untuk menghasut keluarga korban kecelakaan pesawat di Bahama.

Kantor hukum MR sendiri dijatuhi sanksi oleh pengadilan Illinois dan diperintahkan untuk membayar Boeing $75.000 karena mengajukan tindakan sembrono yang timbul dari hilangnya Malaysia Air 370.

Wisner Law Firm has proudly supported families of every major air disaster for the past three decades, including in Indonesia, and we have done so ethically and properly, always acting with compassion for victims and their families, and in their best interests,” kata Wisner.

Ernie Auliasari dan timnya, Xandra Zulfica dan Yayu Budihati adalah perwakilan dari firma hukum Wisner di Indonesia, yang bertanggung jawab untuk berkoordinasi dan berhubungan dengan klien keluarga Lion Air.

Situs web khusus pun telah dibentuk untuk memberikan saran, yakni di www.lionair610.com. [ipk]

Bagikan Ini :