Ahmad Riza Patria (Batik Coklat/telusur.co.id

telusur.co.id – Direktorat Jenderal Kependudukan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri diminta untuk merekam data kependudukan secara akurat.

Permintaan itu disampaikan Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria dalam keterangan kepada wartawan, Sabtu (1/12/18).

Permintaan itu menyusul dugaan adanya 31 juta warga yang telah melakukan perekaman e-KTP, namun belum masuk DPT Pemilu 2019.

“Ini kan bikin orang kaget, bikin orang marah, bikin KPU kerja lagi menyisir ulang dari bawah. Ini menunjukkan perekaman data di Kemendagri tidak akurat,” kata Riza.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu menilai, persoalan data pemilih harus menjadi perhatian khusus. Sebab, data tersebut menentukan legitimasi dari pelaksanaan Pemilu 2019. Peserta pemilu akan sangat dirugikan bila data pemilih tidak akurat.

Data pemilih yang tak akurat rawan disalahgunakan pihak-pihak tertentu. Karena itu, koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ingin memastikan seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih masuk dalam DPT.

“Kalau datanya nggak benar kan jadi masalah. Makanya, data pemilih harus benar,” kata dia. [ipk]

Bagikan Ini :