residen Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. FOTO: Istimewa

telusur.co.id- Presiden Meksiko yang baru Andres Manuel Lopez Obrador, bersumpah akan menciptakan perubahan pada negara Meksiko. Veteran kiri ini terpilih dalam pemilu 1 Juli lalu. ia bertekad memberantas korupsi, kemiskinan, kekerasan antar geng di pintu perbatasan Meksiko – Amerika Serikat dan merangkul kelompok minoritas untuk menghapus kesenjangan.

Pernyataan itu disampaikan Obrador ketika dilantik sumpah jabatan dihadapan Kongres majelis rendah, Sabtu, 1 Desember 2018. Orbrador berjanji untuk membawa kelahiran baru bagi Meksiko. Ia akan mengakhiri apa yang disebutnya warisan bencana dari dekade neo- pemerintahan liberal.

“Pemerintah tidak akan lagi menjadi panitia untuk melayani minoritas yang rakus,” kata Obrador, yang sering dijuluki AMLO, dilansir dari Reuters, Minggu.

Dalam pidatonya, Obrador juga berjanji untuk menempatkan minoritas pribumi yang cukup besar pertama di Meksiko dalam usaha untuk membasmi ketidaksetaraan.

Tantangan utama yang dihadapi pemimpin baru adalah mengelola hubungan dengan mitra dagang utama Meksiko, Amerika Serikat. Usai berulang kali Presiden Donald Trump melawan Meksiko atas imigran gelap yang melintasi perbatasan AS.

Obrador menurutkan, dirinya akan berusaha untuk menahan migrasi melalui kesepakatan dengan Trump dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Dalam rangka mendorong perkembangan di Amerika Tengah dan Meksiko.[tp]

Bagikan Ini :