Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah/foto: Istimewa

telusur.co.id- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo soal peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.

Hal itu disampaikan Fahri lewat akun  Twitter-nya, @Fahrihamzah, Selasa (4/12/18).

Awalnya, Fahri mentautkan pemberitaan terkait pernyataan Jokowi di peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.

Dalam pemberitaan itu, Jokowi mengatakan, jika keberhasilan bangsa yang anti-korupsi tidak diukur dari seberapa banyak orang yang ditangkap dan dipenjarakan, namun di ukur dari ketiadaan orang yang menjalankan tidak pidana korupsi.

Menanggapi tautan itu, Fahri Hamzah menyatakan, usai membaca tulisan tersebut, dirinya semakin gemas terhadap Jokowi atas pernyataannya itu. Fahri mengklaim, 10 tahun lalu dirinya juga sudah menyampaikan hal seperti itu.

Tak hanya itu, politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mengungkapkan, jika peringatan Hari Antikorupsi Sedunia diwarnai oleh frustasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

HABIS BACA TULISAN INI JADI MAKIN GEMES SAMA PAK @jokowi . Kok telat menyimpulkan. Akhirnya ikut jika omongan saya sejak 10 tahun lalu saya sudah bicara. #HariAntiKorupsiDunia tahun ini diwarnai oleh frustrasi @KPK_RI dan kawan2#MazhaOTT,” cuit Fahri Hamzah.[far]

Bagikan Ini :