Jurkamnas yang juga Caleg Partai Gerindra, Ahmad Dhani/Foto: Net

telusur.co.id – Musisi yang juga politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Dhani menemui Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di gedung DPR, Jakarta, Rabu.

Dhani datang didampingi oleh para tim kuasa hukumnya. Ia menemui pimpinan DPR untuk mengadukan kepada Fadli soal kasus dugaan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik yang menyeretnya.

Dalam keluhannya, Ahmad Dhani menyampaikan jika kasus yang ditangani oleh Polda Jatim, prosesnya penuh dengan kejanggalan dan dugaan kriminalisasi.

Terutama soal penghadiran saksi di kasusnya yang dirasa salah. Saksi ahli hukum ITE yang dihadirkan tidak ditanya pokok perkara oleh penyidik Polda Jatim.

“Jadi Juklak Juknis untuk khususnya pidana pencemaran nama baik melalui transmisi elektronik pasal 27 itu harus menghadirkan saksi ahli dari menkominfo. Jadi Bukan saksi ahli dari Kominfo provinsi,” ucap Dhani di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/18).

Karena itu, Dhani pun merasa kesal, karena dari kesaksian Kominfo provinsi itu dia ditetapkan sebagai tersangka.

“Ya itu memang hak penyidik, saya cukup kesal. Dan saya merasa penyidikan ini gimana caranya supaya saya jadi tersangka dan terdakwa di pengadilan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, sejak 18/10/2018, Ahmad Dhani telah resmi di tetapkan sebagai tersangka.

Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka setelah diadukan atas kasus pencemaran nama baik. (ham)

Bagikan Ini :