Bambang Soesatyo/telusur.co.id

telusur.co.id – Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo sepakat dengan usulan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo terkait keuangan partai politik dibiayai oleh negara.

Bahkan, politisi yang akrab disapa Bamsoet itu memberikan apresisiasi mengenai usulan itu, karena ia melihat besarnya dana politik yang diemban para partai politik peserta pemilu merupakan akar dari masalah dari kasus korupsi.

“Saya memberikan apresiasi dan senang dengan usulan daripada KPK karena itu lah akar persoalan kita ada di situ,” ucap Bambang di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/18).

Ia pun yakin, apabila dana parpol dibiayai oleh negara maka pengawasan akan lebih mudah asalkan aturan itu disusun dengan jelas dan laporan dari parpol harus terbuka transparan ditambah parpol juga harus siap diaudit oleh negara.

“Kami di DPR juga bisa masuk melakukan pengawasan yang lebih dalam kepada partai-partai politik tersebut, demikian juga BPK, demikian juga rakyat. Sehingga kalau ada parpol yang melakukan penyimpangan, bisa didiskualifikasi, dibubarkan, dan dihentikan bantuan pendanaannya,” ungkapnya.

Ketua KPK Agus Rahardjo menyinggung soal dana politik dalam pemilu di Indonesia, saat pidato dalam acara International Bussines Integrity Conference di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, (4/12/18).

Menurutnya, penyebab banyaknya pejabat pemerintah tersandung korupsi akibat biaya politik yang sangat mahal. Oleh karena itu, Agus mengusulkan agar negara bisa menggelontorkan dana politik kepada partai politik peserta pemilu .

Hanya saja, perlu dibuat sistem audit agar penggunaan dana yang berasal dari pemerintah itu bisa dipantau. (ham)

Bagikan Ini :