telusur.co.id – Dunia media sosial sempat riuh dengan berbagai argumen dukungan ataupun cemoohan terhadap capres Joko Widodo, yang salah menyebut Al-Fatihah menjadi Al-Fatekah, ketika membuka acara MTQ Nasional ke-27 di Medan pada awal Oktober lalu.

Kali ini, giliran Capres Prabowo Subianto dalam video yang beredar, Prabowo salah mengucap gelar Kanjeng Nabi Muhammad SWA.

Harusnya, Rasulullah Sallaallahu Alaihi Wassalam, namun diucapkan Prabowo menjadi “Sallaallahu hulaihi wassalam.”

“Saudara-saudara sekalian, salawat dan salam kita tujukan kepada junjungan kita, baginda nabi besar Muhammad Rasulullah hullaihi wassalam, yang telah memberi kita agama dan peradaban,” begitu kata Prabowo yang tengah berpidato di Reuni 212, di Monas, Minggu kemarin.

Terkait itu, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade kepada beberapa media massa mengatakan, ucapan Prabowo terebut hanyalah keseleo.

“Namanya juga keseleo ya manusia itu kan tempat salah dan khilaf,” kata Andre Rosiade.

Andre lalu balik menyebut Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang juga pernah salah mengucap “Sallaallahu alai wassallam”, saat menerima gelar doktor kehormatan atau honoris causa di Universitas Negeri Padang.

“Bukan hanya Pak Prabowo yang khilaf gitu ya kan, ada yang khilaf dalam membaca itu. Bu Mega saja dulu waktu dapat doktor honoris causa di Universitas Negeri Padang itu juga pernah keseleo juga. Tahun 2017 kalau tidak salah juga dalam menyebutkan ‘sallaallahu alaihi wasallam’ juga, tidak ada masalah namanya juga manusia,” kata Andre. [ipk]

Bagikan Ini :