telusur.co.id- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Tol Trans Jawa dari Merak hingga Surabaya (870 Km) ditargetkan akan tersambung dan dapat digunakan pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru.

Untuk memastikan kesiapannya, Basuki meninjau kesiapan tol Trans Jawa, terutama 4 ruas Tol sepanjang 180 km. Keempat ruas tol tersebut yakni Tol Pemalang – Batang (33 Km), Batang – Semarang (75 Km), Salatiga – Solo (33 Km) dan Wilangan – Kertosono (39 Km).

“Progres pembangunan ruas tol Pemalang – Batang, Batang – Semarang, Salatiga – Solo sudah mencapai 99 persen. Sementara itu, ruas Wilangan – Kertosono sudah mencapai 95 persen. Tinggal penyelesaian pekerjaan yang kecil-kecil, seperti median concrete barrier. Minggu depan saya akan ke sana,” kata Basuki usai melakukan pengukuhan Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) dan membuka Fokus Grup Diskusi dengan tema “Revitalisasi Industri Jalan Tol : Menyongsong Konektivitas Jalan Tol Trans Jawa dan Sumatera” di Gedung Auditorium Kementerian PUPR Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Basuki mengukuhkan Pengurus ATI periode 2018-2023 dengan Ketua Umum Desi Arryani yang juga Direktur Utama PT Jasa Marga. Menurut Basuki, keberadaan ATI menjadi mitra kerja yang strategis bagi Kementerian PUPR.

“Saling mendukung dalam merumuskan kebijakan publik terkait pelayanan bagi para pengguna jalan tol. Pasti akan lebih sempurna apabila sudah didiskusikan (kebijakan tersebut) antara Pemerintah dengan ATI sebagai mitra,” katanya.

Salah satunya adalah dalam pembahasan mengenai perhitungan besaran tarif tol Trans Jawa dari Jakarta-Surabaya yang akan tersambung pada Desember 2018.

Basuki juga mengatakan dengan usianya yang mencapai 20 tahun, ATI juga perlu melakukan revitalisasi terhadap organisasinya sesuai dengan perkembangan investasi jalan tol saat ini.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Jasa Marga (Persero) Tbk yang juga Ketua Umum ATI Desi Arryani menyampaikan, para pelaku industri jalan tol sejauh ini terus berupaya untuk menyelesaikan proyek yang tengah digarap.

Hal ini sejalan dengan keinginan pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.[Ham]

Bagikan Ini :