Hampir satu karung KTP Elektronik (E-KTP) ditemukan di Jalan Karya Bakti VI, tepatnya di depan Musholla RT 03 RW 011 Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. FOTO:Istimewa

telusur.co.id – Hampir satu karung KTP Elektronik (E-KTP) ditemukan di Jalan Karya Bakti VI, tepatnya di depan Musholla RT 03 RW 011 Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Pihak kepolisian memastikan E-KTP yang berceceran tersebut adalah asli.

Baik dari tanggal berlaku dan kondisi fisik dinyatakan sesuai dengan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Hal ini dipelajari sesaat oleh Kapolsek Duren Sawit, Kompol Suhut. Ia mengecek kondisi fisik E-KTP yang ditemukan pada Minggu (8/12/18) siang sekitar jam 11.00 WIB ini.

“Itu (E-KTP) kayaknya yang lama ya, soalnya masih ada tanggal berlakunya. Bukan yang seumur hidup kayak yang sekarang. Tapi masih berlaku, ada yang kadaluarsanya Februari 2019, ada yang Desember ini baru kadaluarsa. Tapi yang sudah kadaluarsa juga banyak,” jelas Suhut di lokasi.

Meski demikian, pihaknya mengaku akan menyelidiki temuan ini. Pelimpahan ke tingkat Reskrim di Polres Metro Jakarta Timur akan dilakukan.

“Diserahin ke Reserse. Sepertinya mau di bawa ke Mapolres sebentar lagi. Dan akan ditangani di level atas saja biar kerjasama dengan PKPU atau Wali Kota gitu,” ungkapnya.

Suhut menyangkan sikap dari oknum yang mengatasnamakan diri dari Dinas dan Sudin Dukcapil yang telah datang ke lokasi. Beberapa orang yang ke lokasi malah kabur ketika ditanyai identitas mereka.

“Ada tadi tapi ngakunya doang dari Dukcapil. Kita tanyain identitasnya, eh dia malah pergi,” tambahnya.

Koordinasi dengan level kecamatan juga rampung dilakukan. Pihaknya telah berkomunikasi dengan Camat Duren Sawit, Abu Bakar terkait temuan ini.

“Sudah, dia katanya di telepon Pak RW, terus telpon saya, nanya-nanya juga. Kebetulan lagi ke luar kota Pak Camat. Pas saya ceritain baru tahu, ‘Oh berarti KTP jelang-jelang expired bearti ya? Saya bilang iya,” ungkapnya.

Pengusutan menurut Suhut pastinya digelar secepatnya. Namun, jika melihat lokasi pembuangan, tidak ditemui CCTV yang terpasang disekitar lokasi. Pasalnya lokasi penemuan berada di area persawahan

“Kayaknya itu enggak sengaja jatuh saja, karena enggak ada motif-motif lain,” pungkasnya. [Far]

Bagikan Ini :